Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak kita sesungguhnya kita butuhkan. Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian

Itu adalah kutipan yang paling Devie suka di Bab ini,,lebih tepatnya Bab “Orang yang Jatuh Cinta Diam-diam”…Rasanya pas banget sama yang aku alami..hehee

Aku adalah salah satu pelaku “jatuh cinta diam-diam”. Dan herannya,aku telah melakoni peran ini bertahun-tahun. Bingung sama diri sendiri, kenapa betah amat melakoni peran seperti itu. Kalo kata orang-orang mah, setia…

Jatuh cinta kepada orang tanpa berani mengungkapkan perasaan yang sebenarnya memang agak menyesakkan dada. Kadang terasa menyakitkan. Gemes banget rasanya!! Kerjaan rutinnya adalah “berharap” dan “menunggu”. Sebuah pekerjaan yang tidak menguras tenaga secara fisik, tapi justru sangat menguras hati dan pikiran.

“Memantau” dari kejauhan. Entah lewat media apa, itu juga menjadi salah satu pekerjaan rutin yang dilakukan pelaku jatuh cinta diam-diam. Mengamati perkembangan tentang si dia dari waktu ke waktu.

Memang dibutuhkan kesabaran yang ekstra jika anda ingin melakoni peran ini. Anda harus selalu siap menerima kenyataan yang seringkali tidak sesuai dengan harapan anda. Siap kalo tiba-tiba si dia memilih “orang lain” dibanding memilih anda. Iya kalo cuma pacaran (kan bisa putus),tapi kalo udah ke jenjang pernikahan?? Nah lho???

Para pelaku jatuh cinta diam-diam biasanya selalu menanamkan sikap “positive thinking”!! Kenapa?? Karena ini bisa menjadi penyemangat tersendiri untuk sang pelaku. Kata-kata “Semua itu akan indah pada waktunya” ,”Kalo jodoh nggak akan kemana” atau “Mencintai seseorang tak berarti harus memiliki” biasanya menjadi andalan.

Eh,tapi jangan salah lho… Menurut aku pribadi, melakoni peran ini banyak keuntungannya. Kita bisa belajar untuk menjadi orang yang sabar. Ini efeknya bisa sampai ke lingkup kehidupan yang lain lhoh..heheh😉

Intinya,buat para pelaku jatuh cinta diam-diam…Tetap sabar yaa menanti yang terbaik. Terbaik menurut Sang Pemilik Cinta Di Atas Cinta. Siapkan selalu mentalmu jika ternyata yang terbaik menurutNYA bukan yang kita inginkan. Ambillah selalu sisi positif dari “pekerjaan” ini.